Melihat isi rumah yang terlalu padat dan sangat penuh jelas membuat Anda tak betah di rumah, terasa sangat tidak nyaman dan sesak. Jika pulang kantor Anda berancana menghilangkan lelah di rumah, keinginan pun sirna begitu melihat kondisi ruangan rumah seperti “kapal pecah” yang diakibatkan karena banyaknya barang.
Tak hanya bikin sempit dan sumpek, ruangan yang terlalu padat juga membuat Anda sulit untuk bergerak dengan leluasa. Yang rencananya ingin menikmati waktu bersama keluarga (Family Quality Time), nah berikut ini tips untuk mendesain ruangan pada rumah, sehingga tidak terlihat banyaknya barang yang menumpuk, simak tipsnya :
Setiap hari
Rapikan barang-barang yang berserakan di sekitar ruang tamu, ruang makan, dan kamar. Pastikan semua barang berada di tempat yang sudah ditentukan. Biasanya barang yang berserak adalah mainan anak, buku, dan file yang berhubungan dengan pekerjaan Anda. Sediakan lemari khusus untuk menyimpan mainan, dan letakkan kembali buku serta barang yang berhubungan dengan pekerjaan di meja kerja Anda.
Setiap minggu
Perhatikan kondisi garasi Anda. Kadang, garasi menjadi gudang alternatif Anda. Padahal membiarkan barang bertumpuk di garasi akan mengundang tikus. Jangan membiarkan tumpukan majalah, koran, atau kertas tertimbun begitu saja di garasi Anda.
Setiap bulan
Sortir persediaan kebutuhan rumah tangga yang ada di meja makan, lemari dapur, lemari kamar mandi, serta wadah toiletries. Buang bahan makanan yang sudah melewati masa kedaluarsa atau sudah terbuka wadahnya namun tetap Anda simpan hingga berbulan-bulan. Simpan peralatan makan di dalam lemari penyimpanan, dan hanya keluarkan saat dibutuhkan atau secukupnya saja.
Jangan membiarkan pakaian yang sudah disetrika atau sudah di-laundry diletakkan begitu saja di dalam bak khusus pakaian. Simpan seluruhnya di dalam lemari agar tak cepat berdebu. Lalu, simpan sepatu yang jarang Anda gunakan di dalam kotak sepatu yang sudah diberikan gel silika.
Setiap enam bulan
Cek kotak mainan anak Anda, kadang ada beberapa mainan, buku, atau hasil karyanya yang sudah terlalu lama dan tak lagi digunakan. Jika mainan tersebut hanya berguna saat dia masih bayi, kumpulkan, bersihkan, lalu sumbangkan kepada teman atau saudara yang masih memiliki bayi. Kegiatan menyortir mainan ini kadang mengingatkan Anda bahwa mungkin saja ada beberapa mainan yang sebenarnya sudah dimiliki anak, tapi Anda melupakannya sehingga ingin membelinya kembali.
Setiap tahun
Lihat kembali furnitur dan seluruh barang yang ada di rumah Anda. Jika ada kursi yang memang sudah rusak dan tak lagi digunakan, buanglah kursi tersebut. Bila memang ada barang yang menurut Anda tak ladi up to date, Anda bisa menyumbangkannya. Taipi, ingat pastikan barang tersebut masih layak pakai. Anda juga harus menyortir isi lemari pakaian, lemari penyimpanan kebutuhan pokok, serta lemari peralatan makan, singkirkan jika barang tersebut sudah Anda anggap kuno dan tak mungkin dipakai lagi.
Nah, bagi Anda yang memang tidak rutin berada di rumah di karenakan kesibukan akan kerja di luar rumah/dikantor, alangkah baiknya mempersiapkan diri dan meluangkan waktu di akhir pekan untuk merapihkan dan menyingkirkan barang-barang yang memang sudah tidak terpakai atau sudah usang.
Selain terlihat lebih bersih dan rapih, juga terlihat mana yng menjadi focal point dari rumah anda.
Selamat mencoba, dan Selamat menjalankan Ibadah Puasa 1437H.