September 14, 2021 News No Comments

Musim penghujan telah tiba, genteng bocor adalah salah satu musuh utama yang harus diatasi. Bagaimana tidak? Lagi enak-enaknya menikmati hujan, tiba-tiba harus direpotkan dengan air yang mengucur dari atap. Tentu saja kenyamanan keluarga di rumah akan terganggu.

Selain itu, permasalahan ini dapat merusak furnitur ataupun lantai keramik yang ada di rumah. Dan untuk jangka panjang, bangunan rumah bisa rusak kalau tidak segera diatasi kebocoran genteng tersebut, karena titik bocornya akan meluas.

Penyebab dan Cara Mengatasi Genteng Bocor

  • Genteng bocor dapat disebabkan oleh posisi genteng yang tidak pas atau berantakan. Anda hanya perlu merapikan letak genteng hingga posisinya presisi.
  • Jika ada bagian genteng yang pecah atau rusak, segera ganti dengan genteng yang sama bentuknya. Tapi, jika Anda kesulitan mencari genteng yang sama, bisa gunakan material pelapis anti bocor plus serat kassa. Potong serat kassa pada bidang genteng sesuai ukuran, lalu olesi dengan larutan pelapis anti bocor.
  • Ketika adukan di bawah nok ada yang retak, Anda harus tambal bagian retak pada adukan bawah nok-nya dan beri pelapis anti bocor.
  • Penyebab lain juga bisa karena konstruksi atapnya melengkung atau tidak kuat menahan beban atap. Untuk mengatasi genteng bocor karena ini, Anda sebaiknya mengganti konstruksi dengan atap baja ringan.
  • Talang seng yang berkarat atau bolong. Kita bisa menggantinya dengan jenis zincalume yang lebih tahan karat untuk mengatasinya.
  • Sedangkan jika talang dak betonnya yang retak, kita bisa menambalnya dengan material pelapis anti bocor.

Tips Pencegahan Genteng Bocor

Sedia payung sebelum hujan merupakan pepatah yang cocok sekali dalam hal mengatasi genteng bocor ini. Kita memang harus selalu bersiap-siap untuk mencegah terjadinya kebocoran pada atap rumah kita pada saat musim hujan datang.

Berikut adalah tips yang Centro Keramik Batu Alam rangkum untuk mencegah terjadinya genteng bocor yang bisa Anda lakukan sebelum musim hujan datang.

  1. Anda perlu periksa bagian atap rumah, apakah ada bagian yang lepas atau asbes bolong, atau gentengnya ada yang harus diganti.

 

  1. Perhatikan juga kemungkinan adanya retakan-retakan kecil pada atap yang terbuat dari beton, asbes, atau sirap.

 

Jika Anda, lapisi dengan kawat kasa dan lem waterproof. Sedangkan untuk retak yang berukuran besar, Anda harus buka dan plester kembali.

 

  1. Sebaiknya lakukan pemeriksaan rutin dua atau tiga bulan sekali untuk mencegah kebocoran karena retak halus.

 

Biasanya, kebocoran baru terlihat setelah tiga atau empat kali terkena hujan besar. Jangan dibiarkan, sebab akan membuat atap rumah lapuk.

 

  1. Plafon rumah yang lembab akibat rembesan air juga perlu diganti. Sudut-sudut antara tembok dan atap juga harus diperiksa karena di sana sering terjadi kebocoran. Perbaiki sedini mungkin untuk keselamatan dan menekan biaya perbaikan.

 

  1. Anda dapat menggunakan aluminium foil ukuran satu sampai dua mili sebagai pelapis antara plafon dan genteng. Fungsinya untuk melindungi plafon dari tetesan air akibat pemasangan genteng yang kurang sempurna dan mengurangi penyerapan panas.

 

  1. Perhatikan sudut kemiringan genteng. Sudut ini berfungsi untuk membentuk ketahanan terhadap hujan.

 

Misalnya, untuk genteng keramik membutuhkan sudut kemiringan lebih dari 30˚, sedangkan asbes 15˚.

 

Gunakan pula lidah atap dengan panjang dan lebar yang telah disesuaikan untuk melindungi bagian teras dan dinding rumah dari tampias hujan angin.

 

Jika atap rumahnya terlampau landai, Anda bisa gunakan pelindung berupa alumunium foil, plastik tebal, atau karpet yang dipasang persis di bawah genteng di atas reng.

 

Solusi ini tetap bersifat sementara karena rembesan air tetap akan masuk secara pelan-pelan dan berpotensi merusak reng kayu dan plafon.

 

Dalam jangka panjang, pertimbangkan mengubah sudut kemiringan atap atau mengganti material atap dengan yang berbentuk lembaran.

 

  1. Jika rumah Anda menggunakan atap asbes, sangat penting diperhatikan pemasangan baut atau pakunya dengan baik.

 

Karena pemakuan asbes yang tidak benar dapat menimbulkan titik-titik rembesan air baru.

 

Asbes tidak dapat dipaku dengan paku sembarangan.

 

Gunakan paku khusus asbes dan sebelumnya harus dibor dulu, kemudian dipasang paku yang sudah dilapisi karet dan dipaku pada area yang telah dibor tersebut.

 

  1. Khusus untuk daerah tropis seperti kita ini, atap rumah yang sesuai adalah yang berbahan genteng keramik.

 

Karena bersifat liat sehingga mampu menghadapi perubahan cuaca dan suhu yang silang berganti dan lebih tahan lama.

Written by admin